Senin, 06 Agustus 2012

kesabaran..

Jika Cobaan sepanjang Sungai, maka Kesabaran itu seluas Samudra.
 

Jika Harapan sejauh Hamparan Mata memandang, maka Tekad mesti seluas Angkasa membentang.

Jika Pengorbanan sebesar Bumi, maka Keikhlasan harus seluas Jagad Raya.


Maka jangan pernah engkau menyempitkan kesabaran dalam hatimu,

Janhan pernah engkau picikkan tekad mu,
Dan jangan pernah pendekkan ikhlasmu untuk menerima apa yang Allah berikan kepadamu.

Karena ketika engkau tak sabar, sama artinya engkau seolah-olah menantang Allah untuk mempercepat putaran bumi.

Karena ketika egkau kehilangan keberanian dan tekadmu, maka seolah-olah engkau menganggap bahwa Allah tidak bersamamu untuk membantumu mengapai tujuan.
Karena ketika engkau kehilangan keikhlasan, sama artinya engkau menganggap Allah tak pernah peduli denganmu!

thank for  bpak Muazar Habibi Psikolog ‎.

akankah aku bisa belajar seperti ini????







belajar dari ranting kering, aku ingin tabah menunggu hujan
belajar dari batu karang, aku ingin tabah diterpa ombak
belajar dari gunung, aku ingin tabah di deru bayu
belajar dari awan, aku ingin tabah di dera badai
belajar dari kesalahan, aku ingin tahu kebenaran
belajar dari duka, aku ingin tahu bahagia
belajar dari mimpi, aku ingin tahu kenyataan
belajar dari masa lalu, aku ingin tahu kedewasaan...
belajar dari tangis, aku ingin merasakan senyuman
belajar dari benci, aku ingin merasakan cinta
belajar dari ingkar, aku ingin berjanji
belajar dari iri, aku ingin tertanam ikhlas dihati
belajar dari dusta, aku ingin selalu istiqomah dalam pendirian
belajar dari luka, aku ingin selalu tabah dalam setiap cobaan.

Maka, aku sedang belajar dari kesalahan agar aku tau kebenaran.
Dan kebenaran itulah yang akan menghapus semua lara dan akan menghantarkan kebenaran.

Ayo, mumpung Ramadhan. Kita belajar dari semua yang kita rasakan untuk menjadi yang terbaik mengapai impian keimanan sejati.